Film Soekarno Versi Extended Version Akan Segera Tayang di Bioskop 14 Agustus 2014

Film Soekarno Versi Extended Version Akan Tayang di Bioskop

Setelah gugatan hukum Rachmawati Soekarno Putri ditolak pengadilan, Multivision Plus akan menayangkan lagi film Soekarno.

Film Soekarno akan kembali ditayangkan di bioskop dalam extended version oleh PT Tripar Multivision Plus (MVP) pada 14 Agustus nanti untuk merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut sutradara film Soekarno, Hanung Bramantyo, versi extended version ini akan menampilkan adegan-adegan yang lebih lengkap. 

"Kami akan memberikan scene-scene yang kurang. Nah, sekarang kami akan mengeluarkan versi panjangnya. Yang diplomasi-diplomasi dibuang. Di sini lebih panjang dan lebih lengkap," ungkap Hanung dalam konferensi pers pada Rabu, 2 Juli lalu.

Penayangan film Soekarno versi extended version ini bisa terlaksana setelah keluarnya putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada 1 Juli lalu terkait kasus hukum film Soekarno yang melibatkan Multivision Plus dan Rachmawati Soekarno Putri. PN Jakarta Pusat itu menolak gugatan yang diajukan Rachmawati selaku Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Soekarno. 

Hanung Bramantyo di saat syuting film Soekarno.
Hanung Bramantyo di saat syuting film Soekarno.
 

Seperti yang ramai diberitakan sebelumnya, Rachmawati menuntut pihak tergugat, MVP dan Hanung Bramantyo, untuk menghentikan kegiatan produksi Soekarno maupun judul lain yang mengisahkan tokoh Soekarno.

"Memang yang diajukan ada tiga gugatan. Satu gugatan pelanggaran HaKI (Hak Kekayaan Intelektual, red). Kedua gugatan yang kami bahas sekarang, dan tiga, permohonan penghentian sementara yang berkaitan adanya adegan Bung Karno dipukul," ujar David Abraham, pengacara Multivision Plus.


Credit : Muvila.com